Frame Daily, Bekasi – Kecelakaan maut terjadi di pelintasan kereta api Bulak Kapal, Jalan Pahlawan, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/7/2026) dini hari. Sebuah mobil pikap Mitsubishi Triton tertabrak KA Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang hingga terseret sekitar 30 meter. Pengemudi kendaraan dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut. Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Gefri Agitia, mengatakan penanganan kasus kecelakaan tersebut dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota.
Kronologi Kecelakaan di Bulak Kapal
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, Mitsubishi Triton yang dikemudikan korban melaju dari arah Jalan HM Joyomartono menuju Jalan Pahlawan. Saat kendaraan melintasi rel kereta api di Bulak Kapal, KA Gajayana Tambahan yang melaju dari arah barat menuju timur tiba di lokasi sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Akibat benturan tersebut, Mitsubishi Triton mengalami kerusakan berat dan terseret sekitar 30 meter dari titik tabrakan. Polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk kondisi pelintasan saat insiden berlangsung.
Korban Dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
Benturan keras menyebabkan pengemudi Mitsubishi Triton terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek. Petugas gabungan bersama kepolisian mengevakuasi korban sebelum dibawa ke RSUD Kota Bekasi untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan
Unit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Petugas telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai penyebab insiden tersebut. Masyarakat diimbau selalu meningkatkan kewaspadaan, mematuhi rambu lalu lintas, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi perlintasan kereta api.
Komentar