Frame Daily, Jakarta – Ekspor produk UMKM Indonesia menunjukkan tren positif seiring meningkatnya permintaan dari pasar internasional. DHL Express Indonesia mencatat pengiriman produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke berbagai negara kini tidak lagi didominasi pengiriman dalam jumlah kecil, melainkan mulai bergeser ke volume yang lebih besar sebagai tanda meningkatnya kapasitas perdagangan global.
Perkembangan ekspor produk UMKM tersebut disampaikan Vice President Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (2/7). Menurutnya, perubahan pola pengiriman itu mencerminkan semakin besarnya kepercayaan pasar internasional terhadap produk-produk buatan Indonesia.
Momentum ekspor produk UMKM dinilai semakin kuat karena didukung pertumbuhan ekonomi nasional serta konektivitas perdagangan global yang terus berkembang. Kondisi tersebut membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap ekspor nasional.
Data DHL Express menunjukkan ekspor produk UMKM kini bergerak dari transaksi berskala kecil menuju perdagangan dengan kapasitas yang lebih besar. Pergeseran tersebut menjadi indikator bahwa pelaku usaha Indonesia mulai berkembang dan mampu memenuhi permintaan pasar global secara berkelanjutan.
Tren ekspor produk UMKM juga menjadi perhatian karena sektor UMKM selama ini menyumbang lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional. Dengan dukungan logistik yang semakin kuat, pelaku usaha dinilai memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan daya saing di pasar internasional.
"Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," kata VP Commercial DHL Express Indonesia Poppy Ariani dalam keterangan yang dikutip ANTARA.
Pergeseran Pola Ekspor ke Volume Besar
Poppy menjelaskan bahwa perubahan paling menonjol terlihat pada meningkatnya permintaan pengiriman dalam volume besar dari pelaku UMKM Indonesia.
Jika sebelumnya sebagian besar transaksi dilakukan melalui pengiriman berskala kecil, kini banyak pelaku usaha mulai mengirim barang dalam kapasitas lebih besar untuk memenuhi permintaan pembeli di berbagai negara.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa bisnis Indonesia tidak hanya berhasil memasuki pasar internasional, tetapi juga mulai memperluas skala usahanya.
Poppy mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil dan semakin kuatnya konektivitas perdagangan global menempatkan UMKM sebagai salah satu motor penting pertumbuhan ekspor nasional.
Ia menilai tantangan utama pelaku usaha saat ini bukan lagi kemampuan memproduksi barang berkualitas, melainkan bagaimana memperoleh akses distribusi internasional yang cepat, efisien, dan mampu menjangkau berbagai negara tujuan.
"Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," ujarnya.
Logistik Jadi Faktor Penentu Daya Saing
Menurut DHL Express, meningkatnya kebutuhan logistik internasional menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ekspansi bisnis pelaku UMKM.
Poppy menegaskan bahwa konektivitas dan keandalan layanan logistik kini menjadi bagian dari strategi bisnis karena menentukan kemampuan pelaku usaha memenuhi permintaan pasar global secara konsisten.
Ia menjelaskan pembeli internasional menginginkan pengiriman yang cepat, tepat waktu, dan memiliki kepastian layanan. Karena itu, perusahaan logistik dituntut mampu menyediakan solusi yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan perdagangan dunia.
DHL Express Indonesia menyebut sekitar 40 persen pelanggan perusahaan berasal dari segmen UMKM yang aktif mengembangkan pasar ekspor.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, DHL menyediakan layanan logistik terpadu, termasuk Heavy Weight Express yang mampu mengirim barang hingga 1.000 kilogram per koli dan mencapai 3.000 kilogram dalam satu pengiriman melalui jalur udara.
Layanan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha memenuhi kebutuhan ekspor dalam kapasitas yang semakin besar tanpa mengurangi kecepatan distribusi.
Bisnis Indonesia Dinilai Mulai Berkembang
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan pihaknya melihat perubahan signifikan dalam pola perdagangan pelaku usaha Indonesia.
"Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya," kata Ahmad, dikutip ANTARA.
Menurut Ahmad, perkembangan tersebut mencerminkan meningkatnya skala perdagangan internasional yang dijalankan pelaku usaha Indonesia.
Ia menilai kebutuhan terhadap solusi logistik yang fleksibel juga semakin tinggi seiring meningkatnya kompleksitas perdagangan lintas negara.
Permintaan terhadap layanan pengiriman kargo berat terus bertambah karena pelaku usaha mulai memperoleh kontrak dagang dengan nilai transaksi yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Ahmad mengatakan kondisi tersebut menjadi indikator bahwa UMKM Indonesia memiliki kesiapan lebih baik dalam bersaing di tingkat internasional.
GoTrade Perkuat Akses Pasar Global
Untuk mendukung peningkatan ekspor, DHL Express terus memperkuat program GoTrade yang difokuskan pada pengembangan kapasitas pelaku UMKM.
Program tersebut tidak hanya membantu proses distribusi barang, tetapi juga memberikan pendampingan agar pelaku usaha mampu membangun bisnis yang berkelanjutan di pasar global.
"Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM Indonesia agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," ujar Ahmad.
Menurutnya, peningkatan daya saing membutuhkan dukungan yang menyeluruh, mulai dari akses pasar, pemahaman regulasi perdagangan internasional, hingga kesiapan logistik yang mampu mengikuti pertumbuhan bisnis.
Dengan pendekatan tersebut, DHL berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu memperluas jaringan perdagangan ke berbagai negara.
Kontribusi UMKM Terhadap Ekonomi Nasional
Sektor UMKM selama ini menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah juga terus mendorong peningkatan ekspor sebagai salah satu strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Meningkatnya permintaan pasar internasional terhadap produk Indonesia dinilai menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan melalui peningkatan kualitas produk, efisiensi rantai pasok, dan penguatan layanan logistik.
Berdasarkan perkembangan terbaru yang disampaikan DHL Express Indonesia, tren peningkatan ekspor produk UMKM diperkirakan masih akan berlanjut seiring bertambahnya akses perdagangan global dan kebutuhan pengiriman dalam volume besar. Perusahaan logistik tersebut menegaskan akan terus memperluas dukungan kepada pelaku usaha melalui layanan logistik internasional dan program GoTrade agar semakin banyak UMKM Indonesia mampu berkembang secara berkelanjutan di pasar dunia.
Komentar