Frame Daily, Jakarta - Grup musik MALIQ & D'Essentials akan menghadirkan karya mereka dalam bentuk pertunjukan musikal bertajuk Senja Teduh Pelita. Musikal yang diproduksi melalui kolaborasi Jakarta Movin, Indonesia Kaya, dan MALIQ & D'Essentials ini akan dipentaskan di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5 Juli 2026. Tingginya antusiasme penonton membuat penyelenggara menambah jadwal pementasan hingga 12 Juli 2026 setelah tiket pertunjukan awal habis terjual hanya dalam beberapa hari.
Senja Teduh Pelita mengangkat kisah sekelompok anak yang berusaha bertahan hidup di masa depan saat bumi menghadapi krisis akibat perang dan perubahan iklim. Cerita dalam musikal ini terinspirasi dari berbagai lagu MALIQ & D'Essentials, terutama karya-karya yang terdapat dalam album Senandung Senandika.

Dalam konferensi pers yang digelar di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Rabu (3/6/2026), sutradara sekaligus penulis naskah, Nuya, menjelaskan bahwa lagu-lagu MALIQ & D'Essentials memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar kisah percintaan.
"MALIQ & D'Essentials itu identik dengan romansa ya, kalau dikulik lagi banyak interpretasi yang luas. Sebenarnya enggak terbatas romansa cinta-cintaan saja, bisa untuk keluarga, teman, perasaan jatuh cinta, maupun kepada kehidupan kita," kata Nuya.

Menurutnya, kekayaan makna dalam lirik-lirik MALIQ menjadi fondasi utama dalam membangun cerita Senja Teduh Pelita, yang berbicara tentang kehidupan, harapan, dan hubungan antarmanusia.
Vokalis MALIQ & D'Essentials, Angga Puradiredja, mengaku terkejut melihat bagaimana lagu-lagu yang selama ini ia bawakan dapat diterjemahkan menjadi sebuah kisah musikal yang utuh.

"Ini kan lagu tentang kehidupan ya, gue kan ngerti tentang cinta doang ya. Gue minta dong interpretasikan MALIQ & D'Essentials yang biasa kita bawain, sehingga tercipta Senja Teduh Pelita. Tiba-tiba 10 tahun kemudian, inspirasi musikal ini dari lagu-lagu yang gue dulu enggak ngerti," ujar Angga.
Sementara itu, personel MALIQ & D'Essentials, Indah Kusuma, menyambut kolaborasi ini sebagai cara baru untuk memperpanjang umur karya-karya mereka di tengah masyarakat.

"Lebih sustainable lagi. Buat kami, kolaborasi dengan Jakarta Movin ini jadi satu kesempatan baru, punya media baru yang menginspirasi. Buat aku jadi suatu excitement baru. Aku pengin lagu-lagu bisa mengisi kehidupan teman-teman lebih lama lagi," kata Indah.
Melalui Senja Teduh Pelita, lagu-lagu MALIQ & D'Essentials tidak hanya hadir sebagai pengiring cerita, tetapi juga menjadi elemen utama yang menghidupkan alur dan emosi pertunjukan. Musikal ini diharapkan menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar MALIQ sekaligus pencinta seni pertunjukan di Tanah Air.
Komentar