Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Hilang Sejak 30 Juni

Di mana Nadira? Mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra dilaporkan hilang sejak 30 Juni. Polisi dan keluarga masih melakukan pencarian.

Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Hilang Sejak 30 Juni
Nadira Az-Zahra, mahasiswi Telkom University, dilaporkan hilang sejak 30 Juni 2026. Hingga kini, keluarga bersama kepolisian masih melakukan upaya pencarian. Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Nadira diimbau segera menghubungi pihak kepolisian atau keluarga.

Frame Daily, Bandung – Pertanyaan "Di mana Nadira?" terus menjadi perhatian publik setelah Nadira Az-Zahra (21), mahasiswi Telkom University, dilaporkan hilang tanpa kabar sejak Selasa (30/6/2026). Hingga awal pekan ini, keluarga memastikan Nadira belum ditemukan dan proses pencarian masih dilakukan bersama kepolisian, pihak kampus, serta berbagai pihak terkait.

Kasus hilangnya mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Kota Cerdas (SIKC), Fakultas Ilmu Terapan Telkom University tersebut menjadi sorotan setelah keluarga mengungkap sejumlah kejanggalan yang terjadi beberapa jam setelah Nadira berpamitan berangkat kuliah. Selain itu, beredar informasi yang menyebut Nadira telah ditemukan, namun keluarga menegaskan kabar tersebut tidak benar.

Kronologi Hilangnya Nadira

Menurut keterangan keluarga, Nadira meninggalkan rumah sekitar pukul 10.00 WIB pada Selasa, 30 Juni 2026. Ia berpamitan kepada orang tuanya untuk mengikuti kegiatan perkuliahan di Telkom University, Jalan Telekomunikasi, Terusan Buah Batu, Kota Bandung. Ia berangkat menggunakan layanan ojek online seperti biasanya.

Sekitar 20 menit kemudian, Nadira masih sempat mengirim pesan kepada ibunya melalui WhatsApp dan mengabarkan bahwa dirinya telah tiba di kampus. Namun setelah itu komunikasi terputus dan keluarga tidak lagi dapat menghubunginya. Hingga kini, keberadaan Nadira masih belum diketahui.

Saat terakhir terlihat, Nadira mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana jeans hitam, kerudung krem, serta membawa tas ransel berwarna krem yang berisi laptop dan tablet. Ia memiliki tinggi badan sekitar 165 sentimeter, berkulit sawo matang cenderung putih, dan berambut lurus.

Kejanggalan Setelah Berpamitan ke Kampus

Keluarga mengaku menemukan sejumlah hal yang dinilai tidak biasa beberapa jam setelah Nadira meninggalkan rumah. Sekitar pukul 12.30 WIB, muncul notifikasi yang menunjukkan Nadira keluar dari seluruh grup WhatsApp yang diikutinya, termasuk grup keluarga.

Tak hanya itu, teman-teman Nadira juga mendapati hal serupa. Mereka mengetahui akun Nadira telah keluar dari berbagai grup percakapan. Ketika mencoba menghubungi melalui telepon maupun WhatsApp, ponselnya sudah tidak aktif dan pesan yang dikirim hanya menunjukkan centang satu.

Keluarga juga menyebut akun media sosial Nadira tidak lagi dapat ditemukan. Hingga kini belum diketahui apakah keluarnya Nadira dari grup percakapan serta hilangnya akun media sosial dilakukan sendiri atau terdapat faktor lain. Informasi tersebut telah disampaikan kepada penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Polisi, Kampus, dan Keluarga Terus Melakukan Pencarian

Pihak keluarga menyatakan telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk menelusuri berbagai petunjuk yang ada. Selain itu, keluarga juga meminta bantuan perusahaan telekomunikasi guna melacak nomor telepon Nadira, meski ponselnya sudah tidak aktif.

Keluarga juga berkomunikasi dengan perusahaan penyedia layanan ojek online yang diduga digunakan Nadira saat berangkat menuju kampus. Berdasarkan rekaman CCTV, Nadira diketahui sempat tiba di kawasan Telkom University sebelum akhirnya jejaknya tidak lagi diketahui.

Sementara itu, Telkom University membenarkan bahwa Nadira merupakan mahasiswi aktif angkatan 2025. Pihak kampus menyatakan terus berkoordinasi dengan keluarga serta aparat kepolisian guna membantu proses pencarian dan meminta masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Keluarga Bantah Isu Nadira Sudah Ditemukan

Di tengah proses pencarian, sempat beredar informasi di media sosial yang menyebut Nadira telah ditemukan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Namun keluarga menegaskan kabar tersebut merupakan informasi yang keliru.

Paman Nadira, Budhi Purwa, mengatakan hingga saat ini keponakannya belum ditemukan. Menurutnya, informasi tersebut diduga muncul akibat kesalahan penyampaian informasi dari sejumlah pihak yang ikut membantu proses pencarian. Karena itu, masyarakat diminta hanya menyebarkan informasi yang telah dipastikan kebenarannya.

Keluarga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu menyebarkan informasi mengenai hilangnya Nadira. Namun mereka berharap seluruh informasi yang beredar tetap mengedepankan akurasi agar tidak menghambat proses penyelidikan maupun pencarian.

Harapan Keluarga agar Nadira Segera Ditemukan

Hingga kini, pertanyaan "Di mana Nadira?" masih belum terjawab. Keluarga berharap seluruh upaya yang dilakukan aparat kepolisian, tim siber, pihak kampus, perusahaan telekomunikasi, serta penyedia transportasi daring dapat segera membuahkan hasil.

Keluarga juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan Nadira untuk segera menghubungi keluarga atau melapor kepada aparat kepolisian. Mereka berharap Nadira dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

Dalam Kasus Nadira, mahasiswi Telkom University yang hilang tanpa kabar, masih dalam tahap penyelidikan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian yang menyatakan Nadira telah ditemukan. Masyarakat diimbau tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan dari sumber resmi.

Ditulis oleh Tita Melati

Komentar