Macklemore Didepak dari Tur, Ed Sheeran Klarifikasi

Musisi asal Inggris, Ed Sheeran, memberikan klarifikasi terkait pencoretan rapper Macklemore dari daftar penampilan pembuka (opening act) sisa tur konsernya.

Macklemore Didepak dari Tur, Ed Sheeran Klarifikasi
Ed Sheeran menegaskan bahwa keputusan tersebut murni diambil oleh pihak promotor dan pengelola venue setelah muncul ancaman pembatalan konser pascaseru "Free Palestine" yang dilontarkan Macklemore di New Jersey pada awal September 2026 (Dok. Instagram)

Frame Daily, Jakarta - Spekulasi mengenai pencoretan rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, dari rangkaian tur konser Ed Sheeran akhirnya terjawab. Ed Sheeran secara resmi menyampaikan klarifikasi publik untuk meluruskan narasi yang beredar di media sosial. Penyanyi hits Shape of You tersebut menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang menuntut pengeluaran Macklemore dari jajaran artis pembuka (opening act) turnya.

Pencoretan Macklemore memicu gelombang perdebatan hangat di kalangan pencinta musik dunia. Pasalnya, langkah tegas ini diambil tak lama setelah sang rapper menyuarakan dukungan terbuka untuk kemerdekaan Palestina dengan seruan "Free Palestine" saat tampil di New Jersey pada 4 dan 5 September 2026. Aksi panggung politik tersebut berbuntut panjang ketika sejumlah pihak pengelola lokasi konser (venue) mengancam akan membatalkan izin acara jika Macklemore tetap diizinkan tampil di sisa tur.

Melalui pernyataan tertulisnya, Ed Sheeran menjelaskan mekanisme di balik kontrak kerja tur berskala global. Menurut Sheeran, kesepakatan penampatan Macklemore sebagai aksi pembuka sejak awal merupakan ranah perjanjian hukum antara manajemen Macklemore dan pihak promotor, bukan kontrak pribadi dengannya secara langsung.

Sheeran mengungkapkan bahwa dirinya menyetujui kehadiran Macklemore dari awal semata-mata karena bentuk rasa hormat dan apresiasi terhadap karya-karya rapper peraih Grammy tersebut. Namun, ketika ancaman pembatalan dari pihak venue mengemuka di beberapa titik lokasi mendatang, pihak promotor terpaksa mengambil tindakan drastis demi menjaga keberlangsungan seluruh rangkaian tur.

"Keputusan mengeluarkan Macklemore sepenuhnya berasal dari keputusan penyelenggara dan pengelola lokasi. Pihak venue memberi ancaman serius untuk menghentikan konser jika penampilan Macklemore dilanjutkan," ungkap Sheeran.

Ia menambahkan bahwa dirinya sempat berupaya bernegosiasi untuk mencari titik tengah atau solusi alternatif agar Macklemore dapat melanjutkan penampilannya. Kendati demikian, tekanan dari pengelola lokasi dan promotor sudah bulat dan tidak dapat diganggu gugat. Pada akhirnya, Sheeran memilih mengalah agar tidak memicu pembatalan tur secara keseluruhan yang berdampak pada ribuan pemegang tiket serta keberlangsungan hidup ratusan kru yang menggantungkan pendapatan mereka pada konser tersebut.

Isu pertikaian politik di panggung hiburan ini kembali membuka diskusi lama mengenai batasan berekspresi bagi seniman di atas panggung. Dalam klarifikasinya, Ed Sheeran menegaskan bahwa dirinya sangat prihatin dan empati terhadap krisis kemanusiaan serta konflik yang terjadi di Palestina dan Israel. Kendati demikian, ia memiliki prinsip pribadi untuk tidak menjadikan panggung musiknya sebagai arena perdebatan politik terbuka.

Bagi Sheeran, setiap musisi memiliki cara tersendiri dalam memperjuangkan perdamaian dan keadilan. Ia mengaku tetap menghormati keberanian dan pandangan Macklemore, meski di satu sisi ia sendiri memilih pendekatan yang lebih netral saat menghibur jutaan penggemar dari berbagai latar belakang.

Namun, sikap netral yang diambil penyanyi berambut merah ini tak luput dari kritik tajam warganet di media sosial. Banyak netizen membandingkan sikap pasif Sheeran saat ini dengan aksi terbukanya pada tahun 2022 lalu, di mana Sheeran secara aktif dan terang-terangan menunjukkan dukungan moral serta finansial bagi Ukraina di tengah konflik dengan Rusia. Perbedaan standar perlakuan ini dinilai sebagian publik sebagai sikap ganda terhadap isu kemanusiaan global.

Meski diterpa pro dan kontra, rangkaian tur Ed Sheeran dipastikan akan terus berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Macklemore belum mengeluarkan pernyataan resmi balasan terkait pembatalan kontrak penampilannya oleh pihak promotor.

Ditulis oleh Defi

Komentar