Listrik Berangsur Pulih, Penyebab Pemadaman Jakarta-Tangsel Masih Ditelusuri PLN

Pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan mulai pulih. PLN masih menelusuri penyebab gangguan yang menyebabkan pemadaman sejak Senin pagi.

Listrik Berangsur Pulih, Penyebab Pemadaman Jakarta-Tangsel Masih Ditelusuri PLN
sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan mulai pulih. PLN masih menelusuri penyebab gangguan yang menyebabkan pemadaman (foto: framedaily.id)

Frame Daily, Jakarta – Pasokan listrik di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan mulai berangsur pulih setelah pemadaman yang terjadi sejak sekitar pukul 05.00 WIB, Senin (3/8/2026). Meski demikian, hingga sekitar pukul 07.00 WIB, penyebab gangguan masih belum diumumkan secara resmi oleh PT PLN (Persero).

Berdasarkan pantauan Frame Daily di media sosial X, sejumlah warga melaporkan aliran listrik di Ciputat telah kembali normal. Warga pun memanfaatkan momen tersebut untuk segera mengisi daya perangkat elektronik karena khawatir terjadi gangguan susulan.

Di sisi lain, laporan dari warga di kawasan Bintaro, Pondok Kacang Prima, Pondok Aren, Pondok Ranji, Jombang, hingga beberapa wilayah Jakarta Selatan menunjukkan proses pemulihan masih berlangsung secara bertahap. Sebagian pengguna juga mengaku sempat mengalami gangguan layanan telekomunikasi saat listrik padam.

Warga Keluhkan Gangguan Aktivitas Pagi

Pemadaman terjadi saat masyarakat tengah memulai aktivitas. Sejumlah warga mengeluhkan terganggunya persiapan menuju tempat kerja maupun sekolah.

Beberapa pengguna media sosial juga mempertanyakan penyebab pemadaman yang terjadi pada jam sibuk dan berharap PLN memberikan penjelasan mengenai insiden tersebut.

PLN Masih Lakukan Penelusuran

Hingga berita ini diterbitkan, PT PLN (Persero) belum mengumumkan penyebab resmi gangguan yang memicu pemadaman di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan.

Perusahaan listrik negara tersebut sebelumnya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan memastikan petugas terus melakukan penanganan untuk mempercepat normalisasi sistem kelistrikan.

Ditulis oleh Shidarta

Komentar