Frame Daily, Cilegon - Ledakan dilaporkan terjadi di area pabrik kimia PT Merak Chemical Indonesia di kawasan industri Cilegon, Banten. Insiden tersebut memicu kepanikan warga setelah asap putih tebal terlihat membumbung tinggi dari area pabrik.
Peristiwa itu terjadi di fasilitas pabrik yang sebelumnya dikenal sebagai PT Mitsubishi Chemical Indonesia. Bunyi ledakan disebut terdengar cukup keras hingga mengejutkan warga di sekitar kawasan industri.
Tidak lama setelah ledakan terjadi, kepulan asap putih mulai terlihat memenuhi area sekitar pabrik.
Warga Keluhkan Bau Kimia Menyengat
Selain asap tebal, warga sekitar mulai mengeluhkan bau kimia yang sangat menyengat hingga masuk ke area permukiman.
Bau tajam tersebut dilaporkan tercium di sejumlah titik di sekitar kawasan industri Cilegon, terutama saat asap terbawa arah angin.
Beberapa warga dan pengendara mengaku mengalami iritasi ringan seperti mata perih hingga sesak napas setelah terpapar udara di sekitar lokasi kejadian.
“Kondisinya bau sekali, mata juga terasa perih,” ujar salah satu warga di sekitar lokasi.
Petugas Tanggap Darurat Dikerahkan
Pihak berwenang bersama tim tanggap darurat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan area pabrik.
Fokus utama petugas saat ini adalah melokalisasi sumber ledakan sekaligus mencegah penyebaran emisi gas kimia berbahaya ke udara bebas.
Sejumlah kendaraan operasional dan personel keamanan juga terlihat berjaga di sekitar kawasan industri untuk membatasi akses masyarakat mendekati lokasi kejadian.

Penyebab Ledakan Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun total kerugian material akibat insiden tersebut.
Manajemen PT MCCI bersama aparat kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti ledakan.
Petugas juga disebut tengah mengumpulkan sejumlah bukti guna memastikan apakah insiden dipicu gangguan sistem produksi, tekanan kimia, atau faktor teknis lainnya.
Warga Diminta Gunakan Masker
Di tengah proses penanganan, warga di sekitar lokasi diimbau tetap berada di dalam rumah dan menggunakan masker medis guna mengurangi risiko paparan asap kimia.
Otoritas juga meminta masyarakat tidak mendekati area pabrik sampai situasi benar-benar dinyatakan aman.

Komentar