Frame Daily, Pasuruan – Fenomena alam tahunan kembali tersaji di kawasan perairan Kota Pasuruan, Jawa Timur. Dalam sepekan terakhir, kawanan ikan raksasa hiu tutul (hiu paus) terlihat muncul dan berenang bebas di permukaan laut, bahkan salah satu di antaranya diketahui memiliki ukuran yang sangat besar atau jumbo.
Kemunculan kawanan mamalia laut ini sontak menarik perhatian warga sekitar serta para nelayan yang tengah melaut. Berdasarkan pantauan, spesies ikan terbesar di dunia ini biasa terlihat jelas pada jarak tiga hingga tiga setengah mil laut dari dermaga Pelabuhan Kota Pasuruan.
Menurut laporan warga, kawanan hiu ini biasanya mulai menampakkan diri pada pagi hari sekira pukul 09.00 WIB dan bertahan hingga sore hari. Jumlah yang terlihat di permukaan diperkirakan berkisar antara lima hingga enam ekor yang tampak asyik berenang mencari makan.
Fenomena unik ini rupanya bukan tanpa alasan. Perairan Laut Jawa, khususnya di wilayah Pantai Utara Pasuruan, saat ini tengah memasuki musim plankton. Kelimpahan makanan alami inilah yang mengundang kawanan hiu tutul untuk menjadikannya sebagai jalur migrasi rutin setiap tahun.
Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno, menjelaskan bahwa kemunculan hiu tutul ini merupakan siklus migrasi tahunan yang teratur.
"Kemunculan hiu tutul di laut merupakan fenomena migrasi tahunan yang muncul secara rutin tiap bulan Juli hingga bulan September. Mereka datang untuk mencari makan di perairan yang hangat dan dangkal," ujar AKP Edy Suseno saat memberikan keterangan resmi.
AKP Edy menambahkan, rombongan hiu tersebut sebenarnya datang dalam kelompok yang cukup besar. "Datang secara berkelompok kurang lebih minimal 10 ekor untuk mencari makan di perairan Pasuruan karena sumber makanan yang sangat melimpah seperti plankton dan ikan-ikan kecil," imbuhnya.
Meskipun keberadaan hiu tutul ini sudah terjadi sejak satu minggu yang lalu dan tidak mengganggu aktivitas para nelayan setempat, pihak kepolisian tetap mengambil langkah antisipatif.
Guna menjaga kelangsungan hidup satwa yang dilindungi tersebut, petugas Satpolairud Polres Pasuruan Kota kini kian gencar melakukan patroli di sekitar lokasi, masyarakat diminta untuk tidak mengganggu, memburu, apalagi menangkap ikan hiu tutul tersebut.
Komentar