Jalan 10 Kilometer Kini Hubungkan Dua Desa Pascakonflik

Pemerintah membangun jalan sepanjang 10 kilometer di Pulau Adonara, Flores Timur, untuk mendukung pemulihan pascakonflik sosial. Akses yang lama rusak kini kembali menghubungkan dua desa.

Jalan 10 Kilometer Kini Hubungkan Dua Desa Pascakonflik
Jalan baru yang menghubungkan Desa Bugalima dan Desa Ilepati di Pulau Adonara, Flores Timur. (Frame Daily/Senida)

Frame Daily, Adonara - Pemulihan pascakonflik sosial di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan rumah bagi warga terdampak. Pemerintah juga membangun akses jalan sepanjang sekitar 10 kilometer yang kini kembali menghubungkan Desa Bugalima dan Desa Ilepati setelah bertahun-tahun mengalami kerusakan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memulihkan kehidupan masyarakat menyusul konflik sosial yang terjadi pada Oktober 2024.

Menurutnya, selain membangun 52 rumah siap huni bagi warga yang rumahnya terbakar, pemerintah juga menjawab kebutuhan masyarakat Desa Ilepati yang menginginkan perbaikan akses jalan.

Rusak Bertahun-tahun

Kepala BNPB menjelaskan jalan yang menghubungkan kedua desa telah lama mengalami kerusakan sehingga menyulitkan aktivitas masyarakat.

Kini, jalan tersebut telah diperbaiki sehingga akses antardesa menjadi lebih mudah dan nyaman dilalui.

“Jalannya sekitar 10 kilometer yang sudah berpuluh-puluh tahun tidak diperbaiki, sekarang menjadi jalan yang bagus,” ujar Kepala BNPB saat meninjau lokasi di Desa Bugalima, Adonara Barat.

Dukung Mobilitas dan Pemulihan Ekonomi

Perbaikan jalan diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat pascakonflik.

Dengan akses yang lebih baik, distribusi kebutuhan pokok, hasil pertanian, hingga aktivitas pendidikan dan pelayanan kesehatan diharapkan menjadi lebih lancar.

Kepala BNPB menilai pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dari proses pemulihan karena memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pemulihan Menyeluruh

Selain jalan, pemerintah melalui BNPB juga membangun 52 rumah siap huni, dua sumur bor, dan jaringan hidran air bersih di kawasan permukiman baru warga terdampak konflik.

Menurut Kepala BNPB, langkah tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascakonflik tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat tinggal, tetapi juga menghadirkan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat.

“Tidak ada jarak yang jauh, tidak ada tempat terpencil. Di mana pun masyarakat membutuhkan uluran tangan pemerintah, negara hadir,” katanya.

Pemerintah berharap pembangunan jalan, hunian, dan fasilitas air bersih dapat memperkuat kehidupan masyarakat sekaligus menjadi fondasi perdamaian yang berkelanjutan di Pulau Adonara.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar