Frame Daily, jakarta - Jaecoo J7 hadir sebagai salah satu SUV premium yang menarik perhatian pasar global, termasuk Indonesia. Desainnya yang tegas membuat mobil ini kerap disebut memiliki kemiripan dengan SUV asal Inggris, terutama dari karakter bodi dan tampilannya.
Kemiripan tersebut bukan tanpa alasan. Jaecoo berada di bawah Chery Group yang memiliki kerja sama (joint venture) dengan Jaguar Land Rover di China, sehingga sejumlah pendekatan desain dan pengembangan teknologi turut memengaruhi karakter produknya.
Desain Premium dan Fitur Modern
Di Indonesia, Jaecoo diposisikan sebagai merek premium di bawah Chery Group. Country Director Jaecoo Indonesia, Max Zhou, mengatakan perbedaan utama Jaecoo dengan Chery terletak pada positioning produk yang menyasar segmen premium.
Menurutnya, Jaecoo mengusung desain yang berbeda dengan produk Chery lainnya dan dikembangkan dengan melibatkan talenta yang memiliki pengalaman di Jaguar Land Rover.
Selain desain, Jaecoo J7 dibekali berbagai fitur modern seperti sistem bantuan pengemudi (Advanced Driver Assistance System/ADAS), layar infotainment berukuran besar, material kabin premium, hingga pilihan teknologi Super Hybrid System (SHS) pada varian plug-in hybrid.
Teknologi SHS mengombinasikan mesin bensin turbo dan motor listrik untuk menghadirkan efisiensi bahan bakar sekaligus performa yang kompetitif di kelas SUV menengah.
Laris di Inggris, Siap Bersaing di Indonesia
Jaecoo J7 juga mencatatkan hasil positif di pasar Inggris. Model ini sempat menjadi mobil terlaris pada Maret 2026 dengan penjualan lebih dari 10.000 unit dalam sebulan dan menjadi salah satu model terlaris sepanjang tahun tersebut.
Di Indonesia, Jaecoo berharap J7 dapat bersaing di segmen SUV premium yang dihuni berbagai merek Jepang, Korea Selatan, hingga Eropa. Kombinasi desain premium, teknologi hybrid, serta harga yang kompetitif menjadi nilai jual utama model ini.
Komentar