Ivan Gunawan Raih Rekor MURI Lewat Pameran Busana Imersif NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"

Desainer ternama Ivan Gunawan mengukir sejarah baru di industri fesyen tanah air lewat pameran busana imersif NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT". Mengangkat kekayaan motif Batik Sekar Jagat Madura, eksibisi yang digelar selama 7 hari ini sukses menyedot 2.253 pengunjung dan dianugerahi penghargaan MURI.

Ivan Gunawan Raih Rekor MURI Lewat Pameran Busana Imersif NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT"
Ivan Gunawan raih rekor MURI lewat Pameran Imersif "SEKAR JAGAT" (Dok. Instagram @ivan_gunawan)

Frame Daily, Jakarta - Perjalanan industri fesyen Indonesia kembali mencatatkan rekor baru. Desainer ternama tanah air, Ivan Gunawan, secara resmi mengumumkan pencapaian luar biasa yang berhasil diraihnya melalui pameran busana imersif bertajuk NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT". Eksibisi seni dan busana ini berhasil mendapatkan apresiasi tertinggi berupa rekor dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Dok. Instagram @ivan_gunawan

Penghargaan MURI tersebut dianugerahkan kepada NUSANOVA 2.0 atas predikatnya sebagai Pameran Busana Imersif Pertama Berbasis Corak Batik Sekar Jagat Madura. Gelaran ini tercatat menarik perhatian masyarakat luas dengan total kunjungan mencapai 2.253 orang sepanjang 7 hari masa penyelenggaraannya.

Pameran NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT" hadir membawa angin segar bagi penikmat seni dan busana di Indonesia. Ivan Gunawan mengombinasikan konsep visual imersif modern dengan kedalaman makna filosofis kain tradisional. Corak Batik Sekar Jagat asal Madura yang sarat akan keberagaman budaya dan keindahan alam diangkat menjadi pahlawan utama dalam setiap rancangan dan instalasi yang dipamerkan.

Melalui pendekatan imersif, pengunjung tidak hanya sekadar melihat deretan busana yang dipajang di atas mannequin atau runway. Lebih dari itu, pengunjung diajak untuk masuk dan merasakan lanskap visual, pencahayaan, serta suasana ruang yang dirancang menyatu dengan helai-helai kain batik. Pengalaman multi-sensori ini memberikan sudut pandang baru dalam menikmati karya fasyen lokal.

Dok. Instagram @ivan_gunawan

Baca juga : Cara Menciptakan Work Life Balance di Era Digital

Raihan rekor MURI ini tidak didapatkan secara instan. Ivan Gunawan mengungkapkan bahwa pencapaian ini lahir dari proses panjang yang melibatkan kerja keras, doa, serta kerja sama dari banyak pihak. Di balik keindahan visual pameran dan instalasi yang disajikan, terdapat kontribusi besar dari para artisan batik, desainer, kurator, tim teknis, serta para kolaborator.

Keberhasilan menggaet lebih dari dua ribu pengunjung dalam tempo satu minggu membuktikan tinggi antusiasme publik terhadap karya berbasis tradisi yang dibungkus dengan kemasan modern. Dukungan penuh dari media, pecinta fesyen, hingga masyarakat umum mempertegas posisi NUSANOVA 2.0 sebagai salah satu ajang eksibisi fesyen paling berpengaruh tahun ini.

Bagi Ivan Gunawan, rekor MURI yang diraih bukan sebatas bentuk formalitas atau piagam penghargaan semata. Penghargaan ini menjadi simbol penting bahwa ketika kreativitas modern dipertemukan dengan kecintaan yang mendalam terhadap budaya nusantara, sebuah karya mampu melampaui batas-batas fesyen konvensional dan menjadi bagian dari catatan sejarah.

Eksibisi NUSANOVA 2.0 "SEKAR JAGAT" membuktikan bahwa wastra nusantara memiliki potensi tak terbatas untuk terus dieksplorasi. Batik Sekar Jagat Madura, yang terkenal dengan detail rumit dan perpaduan motif yang kaya, sukses ditransformasikan dari selembar kain tradisional menjadi sebuah sajian mahakarya berkelas dunia.

Langkah Ivan Gunawan ini dinilai membuka ruang baru bagi para desainer muda dan pelaku industri kreatif Indonesia untuk terus berinovasi tanpa melupakan akar budaya bangsa. Melalui pameran ini, sebuah cerita yang bermula dari sehelai wastra berhasil menjelma menjadi warisan seni yang membanggakan.

Ditulis oleh Defi

Komentar