Frame Daily, Jakarta – Istana Kepresidenan menegaskan pelibatan prajurit TNI sebagai pengemudi sementara truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara merupakan langkah darurat untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tidak terganggu.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan fokus pemerintah bukan pada siapa yang mengemudikan kendaraan pengangkut BBM, melainkan memastikan pasokan energi tetap tersalurkan tanpa hambatan di tengah gangguan operasional yang terjadi di Medan.
"Yang menjadi fokus bukan siapa yang mengemudikan kendaraan, melainkan bagaimana distribusi BBM tetap berjalan tanpa hambatan sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi," ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/7).
Pernyataan tersebut merespons keputusan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk menyiapkan personel sebagai pengemudi sementara truk tangki BBM. Langkah itu diambil setelah distribusi BBM terganggu akibat persoalan internal perusahaan transportir yang memicu pemecatan massal sopir truk pengangkut BBM.
Akibat gangguan distribusi tersebut, sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Medan mengalami antrean panjang dalam beberapa hari terakhir. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menjelaskan bahwa penugasan personel TNI dan Polri hanya bersifat sementara hingga proses perekrutan sopir baru selesai dilakukan.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan stok BBM di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Perseroan menyebut kendala yang terjadi lebih disebabkan oleh penataan ulang pola distribusi bersama mitra transportasi.
Untuk mempercepat penyaluran BBM, Pertamina mengoperasikan Fuel Terminal Medan selama 24 jam, menambah 35 unit mobil tangki melalui skema spot charter, memperkuat awak mobil tangki dengan dukungan personel Bekang TNI dan Kodam I/Bukit Barisan, serta mengoptimalkan pasokan dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.
Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan seluruh langkah percepatan distribusi dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan agar pasokan BBM ke seluruh SPBU kembali normal dalam waktu sesingkat mungkin.
Komentar