Frame Daily, Jakarta - Huawei MatePad Air 2026 resmi hadir di Indonesia pada 18 September 2026. Huawei membawa tablet ini dengan pendekatan yang semakin dekat ke perangkat PC: bodi tipis dan ringan, keyboard magnetik, dukungan stylus, aplikasi produktivitas berbasis AI, serta fitur multitasking yang dirancang untuk pekerjaan sehari-hari.
Pertanyaannya bukan lagi apakah tablet bisa dipakai untuk bekerja. MatePad Air 2026 memang dirancang untuk itu. Yang lebih menarik adalah seberapa jauh tablet ini bisa menggantikan laptop sebelum pengguna kembali membutuhkan komputer dengan sistem operasi desktop.
Tipis dan Ringan, Untuk Dibuat untuk Kerja
MatePad Air 2026 memiliki ketebalan hanya 5,3 mm dengan bobot sekitar 509 gram. Ketika dipasangkan dengan keyboard, bobot totalnya sekitar 817 gram. Angka tersebut membuat perangkat lebih mudah dibawa dibandingkan banyak laptop konvensional.
Huawei membekalinya dengan layar OLED PaperMatte 12 inci beresolusi 2.8K atau 2.800 x 1.840 piksel. Layar tersebut mendukung refresh rate hingga 144Hz, tingkat kecerahan hingga 1.200 nits, gamut warna P3 dan screen-to-body ratio hingga 92 persen. PaperMatte juga dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya, sementara dukungan M-Pencil Pro menyasar pengguna yang membutuhkan pencatatan atau pekerjaan kreatif.
Di sisi performa, tablet ini menggunakan Kirin T93C dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB. Baterainya berkapasitas 10.100 mAh dengan pengisian cepat 66W. Huawei juga memasang enam speaker dan kamera belakang 50MP serta kamera depan 12MP.
AI dan WPS Jadi Pengalaman Seperti PC
Alasan MatePad Air 2026 diarahkan sebagai perangkat kerja bukan hanya karena keyboard. Huawei mengandalkan WPS Office dan WPS AI untuk membawa sejumlah fungsi yang biasanya dilakukan melalui laptop ke dalam tablet.
WPS AI dapat membantu merangkum dan menerjemahkan PDF, menyempurnakan tulisan, hingga membuat presentasi dari outline. Untuk pekerjaan spreadsheet, AI Sheet Assistant dapat membantu membuat formula, chart dan insight. Ada pula dukungan kolaborasi online, pencetakan nirkabel, serta koneksi layar melalui kabel maupun nirkabel.
Huawei juga mengembangkan Notes dengan fitur AI, termasuk Speech-to-Text, pengenalan beberapa pembicara, peningkatan tulisan tangan dan kemampuan mengimpor PDF, Word maupun PowerPoint. Fitur Split Screen, Multi-Window dan Floating Window kemudian membuat tablet lebih dekat dengan pola kerja multitasking.
Untuk kreator, GoPaint dan AI Creative Studio memberikan ruang untuk menggambar dan mengembangkan ide visual. Artinya, MatePad Air tidak hanya diarahkan untuk mengetik dokumen, tetapi juga untuk pekerjaan kreatif tertentu.
Laptop Tidak Otomatis Tersingkir
Di sinilah pertanyaan “bisa menggantikan laptop?” menjadi lebih kompleks.
MatePad Air 2026 berpotensi menangani pekerjaan seperti dokumen, presentasi, membaca dan memberi anotasi PDF, rapat online, pencatatan, riset, hingga produksi konten ringan. Bentuknya yang tipis dan bobot 509 gram juga memberikan keunggulan mobilitas.
Namun, pengguna dengan workflow yang bergantung pada aplikasi desktop khusus, pengelolaan file berukuran besar, plugin profesional, software editing tertentu atau multitasking kompleks masih memiliki alasan untuk mempertahankan laptop.
Dengan kata lain, MatePad Air 2026 lebih tepat dilihat sebagai perangkat yang mempersempit jarak antara tablet dan laptop, bukan sebagai pengganti universal laptop.
Huawei sendiri memosisikannya sebagai tablet “PC-like” dengan integrasi AI. Periode promosi di Indonesia berlangsung 18 September hingga 17 Oktober 2026 dengan benefit hingga Rp9,3 juta yang mencakup Glide Keyboard, M-Pencil Pro, Bluetooth Mouse, langganan PC-Level WPS AI selama satu tahun dan cashback bank hingga Rp2 juta.
Pada akhirnya, kemampuan menggantikan laptop akan sangat bergantung pada pekerjaan pengguna. Untuk mobilitas, dokumen, catatan, presentasi dan kreativitas ringan, MatePad Air 2026 menawarkan kombinasi tablet dan aksesori yang semakin mendekati laptop. Untuk workflow profesional yang bergantung pada ekosistem desktop, laptop masih menjadi perangkat yang berbeda kelas fungsi.
Follow akun Instagram @framedaily.id_official untuk mendapatkan berita terbaru, fakta terverifikasi, dan konteks di balik setiap peristiwa.
Komentar