Frame Daily, Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan Rabu (15/7/2026). Kenaikan harga logam mulia ini menjadi perhatian investor yang terus mencermati pergerakan aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika pasar keuangan.
Berdasarkan harga resmi Logam Mulia ANTAM, harga emas pecahan 1 gram naik menjadi Rp2.635.000, atau meningkat Rp20.000 dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga buyback juga naik menjadi Rp2.382.000 per gram.
Kenaikan harga emas domestik sejalan dengan pergerakan emas global yang masih dipengaruhi ekspektasi arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), pergerakan dolar AS, serta meningkatnya permintaan terhadap aset lindung nilai.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas batangan Antam berdasarkan laman resmi Logam Mulia pada Rabu, 15 Juli 2026.
| Pecahan | Harga |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.367.500 |
| 1 gram | Rp2.635.000 |
| 2 gram | Rp5.210.000 |
| 3 gram | Rp7.790.000 |
| 5 gram | Rp12.950.000 |
| 10 gram | Rp25.845.000 |
| 25 gram | Rp64.487.000 |
| 50 gram | Rp128.895.000 |
| 100 gram | Rp257.712.000 |
| 250 gram | Rp644.015.000 |
| 500 gram | Rp1.287.820.000 |
| 1.000 gram | Rp2.575.600.000 |
Harga buyback: Rp2.382.000 per gram. Sumber: Logam Mulia ANTAM.
Sentimen Global Masih Mempengaruhi Harga Emas
Pergerakan harga emas dalam negeri tidak terlepas dari perkembangan harga emas dunia dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Ketika ketidakpastian ekonomi global meningkat, emas umumnya menjadi pilihan investor sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Selain itu, arah kebijakan suku bunga The Fed, inflasi Amerika Serikat, serta kondisi geopolitik global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga logam mulia dalam jangka pendek.
Emas Tetap Menarik untuk Investasi Jangka Panjang
Meski harga emas bergerak fluktuatif dari hari ke hari, logam mulia masih menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat untuk menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Investor disarankan terus memantau perkembangan harga melalui kanal resmi Logam Mulia ANTAM sebelum melakukan transaksi, mengingat harga emas dapat berubah mengikuti dinamika pasar global dan nilai tukar.
Dengan ketidakpastian ekonomi yang masih membayangi pasar internasional, prospek emas sebagai instrumen investasi dinilai tetap menarik, terutama bagi investor yang mengedepankan strategi diversifikasi dan perlindungan nilai aset.
Komentar