Frame Daily, Gayo Lues — Gempa bumi bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Rabu (22/7) pukul 11.18 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami, namun mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di darat sekitar 41 kilometer timur laut Kabupaten Gayo Lues pada koordinat 4,25 Lintang Utara dan 97,62 Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Karakteristik tersebut menunjukkan gempa termasuk kategori gempa dangkal yang umumnya dapat dirasakan lebih kuat di sekitar episenter.
BMKG Minta Warga Tetap Waspada
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta mewaspadai potensi gempa susulan yang dapat terjadi setelah gempa utama.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat gempa dangkal masih berpotensi diikuti aktivitas seismik lanjutan, meski tidak semua gempa utama akan diikuti oleh gempa susulan yang signifikan. Hingga informasi awal dirilis, BMKG belum menyampaikan adanya ancaman tsunami akibat gempa tersebut.
Getaran Dirasakan di Sejumlah Wilayah
Sejumlah warga di Gayo Lues melaporkan merasakan guncangan yang cukup kuat sehingga membuat mereka keluar dari rumah dan bangunan untuk menyelamatkan diri. Tidak lama setelah gempa utama, wilayah tersebut kembali diguncang gempa susulan berkekuatan lebih kecil.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan di lapangan.
Pemantauan Terus Dilakukan
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah Aceh dan akan memperbarui informasi apabila terjadi gempa susulan maupun perkembangan lain yang perlu diketahui masyarakat.
Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari BMKG dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanika
Komentar