Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Bandara Soekarno-Hatta, Sejumlah Publik Figur Tertahan

Erupsi Gunung Anak Krakatau memuntahkan abu vulkanik yang melumpuhkan penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta. Dampak penutupan ruang udara ini dirasakan langsung oleh sejumlah publik figur seperti Denny Sumargo, Raditya Dika, dan Andien.

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Bandara Soekarno-Hatta, Sejumlah Publik Figur Tertahan
Andien menjadi salah satu penumpang yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau, batal terbang Semarang - Jakarta, pilih jalur darat (Dok. Instagram @andien)

Frame Daily, Jakarta - Aktivitas Gunung Anak Krakatau kembali memicu gangguan serius pada sektor transportasi udara nasional. Semburan abu vulkanik yang membumbung tinggi dan mengancam keselamatan penerbangan memaksa otoritas terkait menutup sementara operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kebijakan darurat ini berdampak luas pada ribuan penumpang, termasuk deretan selebritas tanah air yang sedang berada dalam perjalanan menuju ibu kota.

Dampak langsung penutupan ruang udara ini dialami oleh presenter dan konten kreator Denny Sumargo. Terjebak di Surabaya akibat pembatalan penerbangan secara mendadak, Denny mengonfirmasi situasi tersebut melalui unggahan media sosialnya. "Penerbangan gua di-cancel. Dan posisi gua sekarang di Surabaya dan tidak bisa pulang ke Jakarta karena semua penerbangan ditutup kayaknya. Dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau," ujarnya.

Skenario lebih dramatis dialami oleh penulis dan komedian Raditya Dika. Dalam penerbangan internasional dari Doha, Qatar menuju Jakarta, pesawat yang ditumpanginya terpaksa melakukan putar balik (turn back) saat berada di udara. Raditya menceritakan pengalaman tersebut ketika pesawatnya sudah mengudara cukup jauh. "Ketika di hari Sabtu pas mau pulang ke Jakarta, saya di sini naik pesawat dari Doha ke Jakarta cuma di tengah jalan, udah setengah jalan pergi udah 4 jam di atas Sri Lanka, pesawatnya memutar balik karena ada erupsi Gunung (Anak) Krakatau," ungkapnya.

Sementara itu, penyanyi Andien yang baru menyelesaikan agenda di Semarang juga menjadi salah satu penumpang yang terdampak langsung. Setelah penerbangan dari Semarang menuju Jakarta dibatalkan total, Andien dan timnya berupaya mencari moda transportasi alternatif seperti kereta api. Namun, akibat lonjakan pemesanan dari penumpang pesawat yang mengalihkan perjalanan, tiket kereta api tercatat habis terjual.

Manajer Andien, Pipit, mengonfirmasi bahwa jalur darat menggunakan mobil pribadi akhirnya menjadi satu-satunya opsi realistis untuk kembali ke ibu kota. "Ya, betul. Akhirnya memutuskan dengan jalan darat (mobil), karena per tadi pagi juga untuk kereta sudah penuh," terang Pipit saat memberikan keterangan resmi.

Penutupan lalu lintas udara ini menegaskan ancaman konstan abu vulkanik terhadap mesin pesawat udara, di mana partikel silika yang terkandung di dalamnya berpotensi merusak mesin jet dan mengganggu jarak pandang penerbangan. Hingga berita ini diturunkan, pihak otoritas bandara dan maskapai terus melakukan pemantauan berkala terhadap penyebaran sebaran abu sebelum membuka kembali ruang udara secara aman.

Ditulis oleh Defi

Komentar