Frame Daily, Jakarta - Sorotan publik terhadap gaya hidup pejabat dan keluarganya kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kali ini, tudingan mengarah pada aktris sekaligus content creator Margin Wieheerm, istri dari Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb. Tas mewah yang dipakainya menjadi sasaran kritik publik setelah diunggah oleh salah satu akun pengulas busana di Instagram.
Tak ingin bola liar tudingan "pamer barang mewah dari uang negara" terus bergulir, Margin langsung angkat bicara memberikan klarifikasi secara terbuka melalui unggahan di media sosial miliknya.
Tudingan berawal dari unggahan akun Instagram @cabinetcouture_season2 yang mengulas penampilan Margin saat mengenakan tas dari jenama kenamaan asal Italia, Loro Piana. Tas jenis L19 Smooth Calfskin tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp79,3 juta.
Menanggapi hal itu, Margin meluruskan bahwa tas tersebut dibeli dari hasil keringatnya sendiri saat ia masih aktif berkarir sebagai pembuat konten dan sang suami masih berprofesi sebagai aktor.
"Saya cuma perlu mengklarifikasi sesuatu. Postingan yang kamu unggah itu ada di postingan saya sebelum suami saya menjabat menjadi wakil bupati, dan tas tersebut sudah saya punya jauh sebelum suami saya masuk ke dunia politik," tegas Margin.
Untuk memperkuat pernyataannya, Margin menyertakan bukti jejak digital berupa tangkapan layar unggahan foto lamanya. Dalam bukti tersebut, tertera bahwa foto dirinya mengenakan tas tersebut diambil pada 8 Januari 2025 saat ia berlibur di Jepang. Sementara itu, Ali Syakieb baru resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Bandung pada Februari 2025.
"Bahkan saksinya ada sahabat saya Kesha Ratuliu, karena kita membeli tas itu hampir berbarengan waktunya, sewaktu suami saya masih jadi artis dan saya masih menjalani profesi sebagai content creator," lanjutnya.
Margin menyampaikan bahwa dirinya memahami niat akun-akun media sosial yang kerap membedah harga outfit para figur publik. Namun, ia menyayangkan dampak dari konten yang tidak disertai fakta lengkap, yang pada akhirnya memicu prasangka buruk di kolom komentar.
"Sebenarnya tidak apa-apa jika adminnya suka membuat konten 'cuma mau review outfit'. Namun, kolom komentarnya pasti akan menjadi wadah opini publik. Jadi sebelum mengunggah sesuatu, ada baiknya melakukan riset terlebih dahulu (do some research first)," imbau Margin.
Sadar akan posisinya saat ini sebagai istri pejabat publik yang mengemban amanat rakyat, Margin mengaku telah mengubah perilaku dan penampilannya di media sosial. Ia secara sadar memilih untuk tidak lagi memamerkan atau mengunggah foto-foto diri dengan barang berlabel mewah (branded), meskipun barang tersebut diperoleh sebelum suaminya menjabat.
"Saya sadar betul saat ini profesi saya bukan hanya sekadar influencer atau content creator saja, tetapi saya juga membawa amanat sebagai istri dari Wakil Bupati Bandung. Maka dari itu, saya sudah berhenti mengunggah atau menggunakan barang-barang branded milik saya yang dibeli sebelum suami menjabat," ungkap Margin.
Sebagai gantinya, Margin kini lebih aktif mempromosikan dan menggunakan produk-produk buatan dalam negeri. Langkah ini ia lakukan bukan sekadar tuntutan peran, melainkan sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan ekonomi lokal.
"Sekarang saya lebih sering mempromosikan barang-barang lokal. Dan itu murni saya beli sendiri, tidak di-endorse, agar bisa betul-betul mendukung perekonomian lokal yang ada di negara kita," pungkasnya.
Langkah responsif dan transparan yang diambil Margin ini pun mendapat simpati dari banyak netizen, yang mengapresiasi kejelasannya dalam memisahkan kekayaan pribadi hasil kerja keras sebelum menjabat dengan amanat jabatan publik yang kini dipangku sang suami.
Komentar