Frame Daily, jember - Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (4/7). Api diduga berasal dari puntung rokok yang belum padam, kemudian membesar akibat angin kencang dan kondisi musim kemarau.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi. Petugas TPA bersama tim pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat lebih luas, terutama karena lokasi TPA berada tidak jauh dari permukiman warga.
Petugas TPA Pakusari, Mohammad Holik, mengatakan kobaran api pertama kali terlihat di area pembuangan sampah. Menyadari api terus membesar, petugas langsung berupaya melakukan pemadaman sambil meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran.
"Kami juga menghubungi Damkar karena api terus meluas akibat angin yang cukup kencang," ujarnya.
Angin Kencang Percepat Penyebaran Api
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang belum mati sempurna.
Menurutnya, kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau membuat material mudah terbakar. Tiupan angin di sekitar lokasi turut mempercepat penyebaran api ke area timbunan sampah lainnya.
"Angin di sekitar lokasi cukup kencang sehingga api cepat membesar dan menjalar ke area pembuangan sampah," kata Edy.
Tim gabungan dari BPBD dan Damkar kemudian melakukan pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Warga Terima Masker dan Air Bersih
Selain memadamkan api, BPBD juga mendistribusikan air bersih dan membagikan masker kepada warga yang tinggal di sekitar TPA Pakusari sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap.
Hingga Sabtu sore, kebakaran berhasil dipadamkan dan tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan rumah warga akibat peristiwa tersebut.
Imbauan Tidak Membuang Puntung Rokok Sembarangan
BPBD Jember mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di musim kemarau. Puntung rokok yang masih menyimpan bara dapat menjadi pemicu kebakaran, terutama di area yang dipenuhi material mudah terbakar seperti lahan kering maupun tempat pembuangan sampah.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.
Komentar