Brace Harry Kane Balikkan Skor Inggris vs RD Kongo, Tiga Singa Lolos ke 16 Besar

Kekalahan dengan skor tipis 2-1 ini tentu terasa sangat menyakitkan bagi RD Kongo mengingat mereka sempat unggul terlebih dahulu

Brace Harry Kane Balikkan Skor Inggris vs RD Kongo, Tiga Singa Lolos ke 16 Besar
Inggris vs RD Kongo Piala Dunia 2026/FIFA

Frame Daily, Jakarta - Pertandingan sengit yang mempertemukan raksasa Eropa dan kekuatan mengejutkan dari Afrika di babak 32 besar Piala Dunia 2026 akhirnya tuntas. Melalui perjuangan yang menguras emosi sepanjang 90 menit di Stadion Atlanta, papan skor Inggris vs RD Kongo berakhir dengan keunggulan tipis 2-1 untuk kemenangan anak asuh Thomas Tuchel. Hasil ini secara otomatis membawa armada The Three Lions melangkah ke babak 16 besar untuk menghadapi salah satu tim tuan rumah, Meksiko, sekaligus menyudahi perlawanan berani nan disiplin yang ditunjukkan oleh skuad Les Leopards.

Sejak peluit pertama dibunyikan, jalannya pertandingan langsung menyajikan kejutan luar biasa bagi para pencinta sepak bola dunia. Pertahanan Tiga Singa yang biasanya tampil kokoh mendadak kecolongan ketika pertandingan baru berjalan tujuh menit. Memanfaatkan skema serangan cepat yang diinisiasi oleh kapten Chancel Mbemba dari sisi luar, sebuah umpan matang berhasil dikonversi secara sempurna menjadi gol oleh Brian Cipenga. Gol kilat ini langsung mengubah kedudukan sementara dan membuat tekanan di kubu juara grup L itu meningkat drastis.

Inggris vs RD Kongo Piala Dunia 2026/FIFA

Ketertinggalan tersebut memaksa Jude Bellingham dan kawan-kawan meningkatkan intensitas serangan demi mengejar defisit gol. Gelombang gempuran terus dialirkan ke lini pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang kurang klinis serta penampilan gemilang kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, membuat frustrasi para penyerang Inggris. Mpasi tercatat berkali-kali melakukan penyelamatan krusial, termasuk mementahkan dua sundulan berbahaya dari Bellingham serta memblok sepakan voli jarak dekat Harry Kane sesaat sebelum turun minum. Hingga babak pertama usai, angka di papan skor tidak berubah untuk keunggulan tim underdog Afrika.

Memasuki paruh kedua, Thomas Tuchel melakukan perubahan taktik yang sangat jeli dengan memasukkan tenaga baru di sektor sayap, termasuk Anthony Gordon. Kehadiran winger lincah ini terbukti menjadi pembeda dan merusak kerapian barisan pertahanan rendah yang diterapkan Republik Demokratik Kongo. Kebangkitan yang dinanti-nanti publik Inggris akhirnya terwujud pada menit ke-75. Berawal dari aksi penetrasi di sisi lapangan, Gordon melepaskan umpan silang akurat yang langsung disambut dengan sundulan terarah oleh Harry Kane untuk mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1.

Meksiko Melaju Mulus ke 16 Besar Usai Tundukkan Ekuador 2-0Frame Daily
dengan kemenangan meyakinkan 2-0 untuk tim tuan rumah Meksiko, sekaligus memastikan langkah El Tri melaju ke babak 16 besar.Portal Berita modern yang menyajikan informasi terkini, akurat, dan berdampak.

Gol penyeimbang tersebut memicu momentum besar bagi tim peraih peringkat empat dunia ini. Merasa di atas angin, Inggris mengurung total area penalti lawan demi menghindari babak perpanjangan waktu yang melelahkan. Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis empat menit sebelum waktu normal berakhir. Pada menit ke-86, kombinasi apik Gordon dan Kane kembali menjadi mimpi buruk bagi lini belakang lawan. Menerima sodoran bola di tepi kotak penalti, Harry Kane memutar badan dengan cerdik sebelum melepaskan sepakan roket kaki kanan yang menghujam deras ke pojok atas gawang tanpa bisa dijangkau oleh Mpasi.

Keberhasilan membalikkan kedudukan ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi kubu Tiga Singa di ajang Piala Dunia

Berdasarkan data statistik pascapertandingan, ini adalah kali pertama dalam sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia di mana Inggris mampu keluar sebagai pemenang setelah sempat tertinggal di babak pertama. Ketajaman sang kapten yang memborong dwigol malam itu tidak hanya menyelamatkan wajah sepak bola Inggris, tetapi juga menegaskan mentalitas juara yang mereka miliki saat menghadapi situasi penuh tekanan.

Bagi RD Kongo, kekalahan dengan skor tipis ini tentu terasa sangat menyakitkan mengingat mereka sempat tampil luar biasa dan menahan gempuran sang raksasa hampir sepanjang laga. Langkah impresif tim yang baru kembali ke panggung dunia setelah absen selama 52 tahun ini harus terhenti dengan kepala tegak. Sementara itu, bagi Inggris, kemenangan dramatis ini menjadi modal berharga sekaligus alarm evaluasi sebelum mereka melakoni laga hidup-mati kontra Meksiko di Stadion Azteca yang dipastikan akan dipenuhi oleh atmosfer intimidatif dari pendukung tuan rumah.

Ditulis oleh OXELANA

Komentar