BGN Kehilangan Nahkoda, Siapa Pimpin Program MBG?

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan. Pemerintah belum mengumumkan pengganti maupun Plt BGN.

BGN Kehilangan Nahkoda, Siapa Pimpin Program MBG?
Nanik S. Deyang saat pelantikan di Istana Negara bersama Presiden Prabowo Subianto. (Frame Daily)

Frame Daily, Jakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) memasuki babak baru setelah Kepala BGN Nanik S. Deyang mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung. Di tengah perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemerintah kini dihadapkan pada tugas memastikan transisi kepemimpinan berlangsung tanpa mengganggu pelaksanaan salah satu program prioritas nasional tersebut.

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mengonfirmasi bahwa Nanik telah berpamitan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk fokus menjalani perawatan kesehatan. Hingga Rabu (22/7), pemerintah belum mengumumkan pelaksana tugas (Plt) maupun kepala definitif yang akan memimpin BGN.

Program MBG Tetap Berjalan

Belum adanya pengganti Kepala BGN memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang menyebut program tersebut akan dihentikan ataupun mengalami perubahan arah kebijakan.

Saat dilantik pada Juni 2026, Nanik menegaskan fokus BGN adalah meningkatkan efektivitas pelaksanaan MBG melalui efisiensi anggaran tanpa mengurangi target penerima manfaat. Salah satu langkah yang ditempuh ialah menata kembali jaringan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar distribusi layanan semakin merata.

Program MBG sendiri menjadi salah satu program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang pelaksanaannya melibatkan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, hingga mitra penyedia layanan gizi di berbagai wilayah.

Menanti Nahkoda Baru BGN

Pergantian pimpinan terjadi ketika cakupan pelaksanaan MBG terus diperluas ke berbagai daerah. Karena itu, kepastian mengenai kepemimpinan baru dinilai penting untuk menjaga kesinambungan koordinasi dan pengambilan keputusan di BGN.

Saat ini, struktur organisasi BGN masih memiliki dua wakil kepala, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn) Trenggono, yang dilantik bersamaan dengan Nanik pada Juni lalu. Namun, hingga berita ini ditulis, pemerintah belum memastikan apakah salah satu dari keduanya akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas atau langsung menetapkan kepala BGN yang baru.

Belum adanya keputusan tersebut tidak mengubah pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang masih berjalan sesuai kebijakan pemerintah. Meski demikian, penunjukan pimpinan baru akan menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan koordinasi dan percepatan pelaksanaan program di lapangan.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar