Bantuan BNPB Tiba di Pulau Palue untuk Korban Gempa Flores

Bantuan logistik dan peralatan BNPB telah tiba di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT, untuk mendukung penanganan warga terdampak gempa M7,7 Flores.

Bantuan BNPB Tiba di Pulau Palue untuk Korban Gempa Flores

Frame Daily, Sikka – Distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak gempa M7,7 Flores mulai menjangkau wilayah kepulauan. Bantuan logistik dan peralatan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tiba di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026).

Masuknya bantuan ke Pulau Palue menjadi bagian dari penanganan warga terdampak setelah gempa kuat mengguncang Flores dan menyebabkan korban jiwa serta kerusakan di sejumlah wilayah NTT.

Pulau Palue merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Sikka yang terpisah dari daratan utama Flores. Kondisi geografis tersebut membuat distribusi bantuan ke wilayah pulau menjadi bagian penting dalam operasi penanganan pascagempa.

Bantuan yang tiba berupa logistik dan peralatan BNPB. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, belum terdapat rincian mengenai jumlah maupun jenis bantuan yang dikirim ke Pulau Palue.

Distribusi Bantuan Meluas ke Wilayah Terdampak

Pengiriman ke Pulau Palue berlangsung di tengah upaya pemerintah memperluas distribusi bantuan ke berbagai wilayah terdampak gempa Flores.

Sebelumnya, pemerintah telah mengirim ribuan paket sembako melalui jalur udara menuju Maumere dan Labuan Bajo untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah kabupaten di NTT.

Sebanyak 4.925 paket sembako dikirim pada tahap awal menggunakan pesawat Hercules. Pengiriman tersebut merupakan bagian dari rencana distribusi 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak.

Sebanyak 1.725 paket tiba melalui Maumere untuk Sikka dan Ende, sedangkan 3.200 paket lainnya tiba di Labuan Bajo untuk didistribusikan ke Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo.

Kehadiran bantuan di Pulau Palue menunjukkan distribusi penanganan juga bergerak menuju wilayah kepulauan di Kabupaten Sikka.

Penanganan Bergeser ke Kebutuhan Warga

Operasi penanganan gempa kini tidak hanya berfokus pada evakuasi dan pendataan dampak.

Pemerintah mulai memperkuat pemenuhan kebutuhan warga terdampak di berbagai wilayah, termasuk kebutuhan logistik, tempat tinggal sementara, pangan dan pelayanan kesehatan.

Di Kabupaten Manggarai, misalnya, BNPB memastikan kebutuhan dasar warga di lokasi pengungsian terus dilengkapi. Pemerintah menyiapkan tenda yang lebih layak, dapur umum hingga tambahan tenaga medis dan obat-obatan.

Distribusi ke Pulau Palue menjadi penting karena penanganan gempa Flores mencakup wilayah dengan karakter geografis berbeda, mulai dari daratan Flores hingga pulau-pulau di sekitarnya.

BNPB bersama pemerintah daerah dan unsur terkait masih melanjutkan penanganan serta distribusi bantuan sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah terdampak.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar