Frame Daily, Jakarta - Abu vulkanik yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Lampung membuat masker kembali menjadi kebutuhan warga. Di Bandar Lampung, debu bahkan dilaporkan mengganggu pengendara, sementara petugas Damkarmat dan BPBD menyiram sejumlah ruas jalan untuk mengurangi debu yang beterbangan.
Bagi warga yang perlu beraktivitas di luar ruangan, pertanyaan berikutnya cukup praktis: berapa harga masker yang bisa digunakan untuk menghadapi paparan partikel di udara?
Dari penelusuran harga produk yang tersedia di pasaran, masker dengan label N95 maupun KN95 memiliki rentang harga yang cukup lebar. Perbedaan tersebut dipengaruhi merek, tipe, dan jumlah masker dalam satu kemasan.
Baca juga: Abu Anak Krakatau Sampai Bandar Lampung, Saat Erupsi Mulai Terasa di Daratan
N95 Ada yang Rp149 Ribu, Ada yang Rp649 Ribu
Untuk kategori N95, salah satu produk DIAPRO ditemukan dengan harga sekitar Rp149.900. Sementara sejumlah produk 3M berada pada harga yang lebih tinggi.
3M 8210 tercatat sekitar Rp389.900. Ada pula 3M 1860 isi 20 dengan harga sekitar Rp649.000 per kotak. Namun, produk 3M 1870+ isi 20 ditemukan dengan harga sekitar Rp188.000, sedangkan 3M 9105 isi 50 berada di kisaran Rp500.000.
Data penjualan MonotaRO yang diperbarui pada 3–4 September 2026 menunjukkan bahwa harga masker N95 memang bervariasi cukup jauh antarproduk. Harga yang tercantum juga belum termasuk PPN.
Artinya, label N95 saja belum cukup untuk memperkirakan berapa uang yang harus dikeluarkan. Jumlah isi dan model masker menjadi faktor penting dalam membandingkan harga.
KN95 Mulai Rp10 Ribuan
Pilihan lain adalah KN95 yang umumnya lebih mudah ditemukan pada harga lebih rendah. Dalam penelusuran yang sama, beberapa produk KN95 berada di kisaran Rp10 ribuan.
KN95 SENSI dan 3M 9501+ masing-masing ditemukan sekitar Rp10.900. Produk KN95 KAISIN berada di sekitar Rp23.900, Onehealth sekitar Rp33.900, sedangkan Comet Theo sekitar Rp44.900.
Perbedaan harga ini menunjukkan bahwa warga tidak harus langsung memilih produk dengan harga paling mahal. Namun, harga juga bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan ketika memilih masker untuk kondisi berdebu.
Baca juga : Mengenal Skyquake, Fenomena Dentuman Misterius dari Langit
Yang lebih penting adalah jenis masker, standar produk, ukuran yang sesuai, serta kemampuan masker menutup rapat area hidung dan mulut.
Untuk kondisi abu vulkanik, warga tetap perlu mengikuti anjuran pemerintah daerah dan otoritas terkait mengenai aktivitas di luar ruangan. Masker dapat menjadi salah satu perlindungan, tetapi bukan berarti membuat seseorang sepenuhnya bebas dari paparan abu.
Satu hal yang juga perlu dicatat: belum ada data yang menunjukkan harga masker tersebut naik akibat erupsi Anak Krakatau. Angka di atas merupakan harga yang ditemukan dalam penelusuran pasar, bukan perbandingan harga sebelum dan sesudah erupsi.
DATA HARGA
- N95 DIAPRO: sekitar Rp149.900
- 3M N95 1870+, isi 20: sekitar Rp188.000
- 3M N95 8210: sekitar Rp389.900
- 3M N95 9105, isi 50: sekitar Rp500.000
- 3M N95 1860, isi 20: sekitar Rp649.000
- KN95 SENSI: sekitar Rp10.900
- 3M KN95 9501+: sekitar Rp10.900
- KN95 KAISIN: sekitar Rp23.900
- KN95 Onehealth: sekitar Rp33.900
- KN95 Comet Theo: sekitar Rp44.900
Catatan: harga dapat berubah sewaktu-waktu, berbeda menurut penjual dan wilayah, serta sebagian harga belum termasuk pajak/ongkos kirim.
Komentar