238 Huntap Mandiri Lewotobi Segera Dibangun

BNPB memastikan percepatan pembangunan 238 unit huntap mandiri dan huntap komunal bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur.

238 Huntap Mandiri Lewotobi Segera Dibangun
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dilokasi Huntara Desa Konga, Flores Timur. (foto : Humas BNPB)

Frame Daily, Larantuka - Pemerintah mempercepat pemulihan bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur dengan menyiapkan pembangunan 238 unit hunian tetap (huntap) mandiri. Pembangunan rumah tersebut akan berjalan bersamaan dengan pembangunan kawasan huntap komunal yang dikerjakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Kepastian itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat berdialog dengan warga di Hunian Sementara (Huntara) Desa Konga, Kecamatan Titehena, Jumat (17/7).

Menurut Suharyanto, pembangunan huntap mandiri merupakan pengembangan dari program sebelumnya yang hanya mencakup 12 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, 11 rumah telah selesai dibangun, sedangkan satu unit lainnya segera dikerjakan setelah persoalan administrasi lahan diselesaikan.

Melihat perkembangan tersebut, masyarakat mengusulkan tambahan 238 unit huntap mandiri di atas lahan milik masing-masing.

“Pembangunan 238 unit huntap mandiri ini akan segera dibangun. Semoga berjalan bersamaan dengan pembangunan huntap dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman sehingga proses pemulihan warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki bisa selesai lebih cepat dan efektif,” kata Suharyanto.

Tiga Lokasi Relokasi Sudah Ditentukan

Dalam dialog bersama warga, pemerintah daerah memastikan telah menetapkan tiga lokasi relokasi sebagai kawasan pembangunan huntap komunal.

Penetapan lokasi tersebut diharapkan mempercepat proses pembangunan yang sebelumnya terkendala penyediaan lahan. Dengan tersedianya lokasi relokasi, pembangunan permukiman permanen bagi penyintas diharapkan segera dimulai.

Kepala BNPB mengatakan pemerintah pusat bersama Pemerintah Kabupaten Flores Timur akan terus mengawal proses pembangunan hingga seluruh penyintas dapat menempati hunian yang lebih layak.

Aktivitas Gunung Masih Berlangsung

Selain menemui warga, Suharyanto juga meninjau Pos Pemantauan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Titehena.

Berdasarkan laporan petugas, aktivitas vulkanik masih berlangsung. Pada Jumat (17/7) terjadi erupsi dengan kolom letusan sekitar 800 meter dari kawah.

BNPB mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 6 hingga 7 kilometer dari pusat erupsi demi menghindari risiko bencana.

Ditulis oleh Senida Aditya

Komentar