Frame Daily, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertimbangkan mengganti nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik menjadi “Samudra Trump” atau “Samudra Amerika” sebelum masa jabatannya berakhir. Gagasan tersebut disampaikan saat berpidato di hadapan para pendukungnya di Tennessee, Minggu (11/10/2026).
Pernyataan itu kembali menyoroti inisiatif Trump untuk mengubah nama sejumlah wilayah perairan danau maupun laut. Kali ini, dua samudra besar dunia masuk dalam wacana yang ia sampaikan kepada pendukungnya.
“Saya kemudian terpikir bagaimana dengan Samudra Atlantik atau Pasifik, bisa kita ganti namanya jadi Samudra Trump atau Samudra Amerika. Kita harus lakukan ini sebelum saya selesai menjabat,” kata Trump, sebagaimana dikutip dari laporan Sputnik yang diberitakan ANTARA, Senin (12/10/2026).
Pernyataan tersebut belum menunjukkan adanya keputusan resmi untuk mengganti nama kedua samudra itu. Trump menyampaikannya sebagai gagasan yang ingin dipertimbangkan sebelum masa kepemimpinannya berakhir.
Trump Kembali Singgung Perubahan Nama Wilayah Perairan
Wacana mengganti nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik bukan gagasan pertama Trump terkait penamaan geografis. Sebelumnya, ia juga menyebut pemerintahannya mempertimbangkan perubahan nama Selat Hormuz menjadi nama dirinya.
Pada September 2026, Trump menandatangani instruksi untuk mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa perubahan nama geografis menjadi salah satu gagasan yang ia dorong selama menjabat sebagai presiden AS.
Danau Ontario merupakan satu dari lima Danau Besar di Amerika Utara. Perairan ini berada di kawasan perbatasan Amerika Serikat dan Kanada, dengan negara bagian New York di sisi AS serta Provinsi Ontario di wilayah Kanada.
Rencana perubahan nama tersebut turut menyentuh kepentingan kedua negara yang berbagi wilayah di sekitar danau. Nama geografis yang digunakan secara luas tidak hanya berkaitan dengan identitas suatu tempat, tetapi juga menyangkut kebiasaan penyebutan dan kesepakatan penamaan yang telah berlangsung lama.
Kanada Tegaskan Tetap Gunakan Nama Asli Danau Ontario
Respons Kanada muncul setelah Trump mengemukakan rencana perubahan nama Danau Ontario. Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan negaranya akan tetap menggunakan nama asli danau tersebut.
Sikap Carney menunjukkan bahwa gagasan perubahan nama yang disampaikan pemerintah AS tidak otomatis diterima oleh negara tetangga. Danau Ontario merupakan wilayah perairan yang memiliki arti geografis bagi kedua negara, sehingga penyebutan namanya juga menjadi perhatian dalam hubungan bilateral.
Dalam konteks ini, rencana Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika menghadapi perbedaan sikap dari Kanada. Pernyataan Carney menegaskan bahwa pemerintah Kanada tidak serta-merta mengikuti penyebutan baru yang diusulkan pemimpin AS tersebut.
Belum ada keterangan dalam laporan sumber mengenai tindak lanjut resmi untuk mengubah nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik. Karena itu, gagasan tersebut masih perlu dibedakan dari keputusan administratif yang telah ditetapkan dan berlaku.
Wacana Nama Samudra Trump Belum Menjadi Keputusan Resmi
Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik merupakan dua samudra utama yang dikenal luas dalam sistem penamaan geografis dunia. Perubahan nama salah satunya akan menjadi isu yang melampaui kepentingan domestik Amerika Serikat karena kedua perairan tersebut digunakan sebagai rujukan geografis secara internasional.
Pernyataan Trump di Tennessee memperlihatkan keinginannya untuk mempertimbangkan nama yang mengaitkan wilayah perairan dengan dirinya atau Amerika Serikat. Meski demikian, belum terdapat informasi mengenai mekanisme, tahapan, ataupun persetujuan yang diperlukan untuk merealisasikan gagasan tersebut.
Seperti dilaporkan Sputnik dan dikutip ANTARA pada Senin (12/10/2026), Trump menyebut rencana itu perlu dilakukan sebelum masa jabatannya berakhir. Sampai ada keputusan resmi dan keterangan lanjutan dari pihak berwenang, perubahan nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik masih berstatus wacana.
Komentar