Pensiun, Wataru Endo Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026

Badai menghantam Timnas Jepang menjelang Piala Dunia 2026. Sang kapten, Wataru Endo, terpaksa dicoret karena cedera kaki dan langsung mengumumkan pensiun internasional.

Pensiun, Wataru Endo Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
Tangkapan layar Instagram Liverpool FC

Frame Daily, Tokyo - Kabar sangat buruk menghantam persiapan Tim Nasional (Timnas) Jepang menjelang putaran final Piala Dunia 2026. Hanya tiga hari sebelum melakoni laga pembuka Grup F melawan Belanda di Arlington, kapten utama Samurai Biru, Wataru Endo, terpaksa dicoret dari skuad akibat cedera parah.

Lebih mengejutkannya lagi, gelandang jangkar milik Liverpool berusia 33 tahun tersebut langsung mengambil keputusan besar untuk pensiun dari panggung sepak bola internasional.

Kalah Melawan Cedera Kaki Kambuhan

Sejak akhir Februari lalu, Endo memang terus berjuang keras memulihkan cedera kaki parah yang ia alami saat membela Liverpool, yang bahkan sempat memaksanya naik meja operasi. Harapan publik Jepang sempat melambung ketika namanya tetap dimasukkan ke dalam daftar 26 pemain skuad final Samurai Biru, di saat dua bintang lainnya, Kaoru Mitoma dan Takumi Minamino, sudah dipastikan absen akibat cedera.

Namun, spekulasi mengenai kebugarannya kembali mencuat setelah ia hanya mampu bermain selama satu babak dalam laga uji coba pramusim melawan Islandia pada 31 Mei lalu. Endo harus ditarik keluar lebih cepat karena kembali merasakan ketidaknyamanan yang hebat pada kakinya.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, sebelumnya sempat menunjukkan sikap optimistis terkait kondisi sang kapten. "Berdasarkan laporan medis, tidak ada yang mengatakan dia tidak bisa bermain. Jadi kami hanya percaya, berdoa, dan menunggu," ujarnya kala itu. Sayangnya, realitas di lapangan berkata lain.

Mengingat Jepang akan menghadapi ujian terberat di Grup F melawan Belanda pada Minggu (14/6/2026) besok, keputusan pahit terpaksa diambil demi kebaikan tim. Posisi Endo di skuad akhirnya digantikan oleh penyerang Borussia Mönchengladbach, Shūto Machino—sebuah pergantian taktis yang dinilai banyak pihak tidak sepadan secara posisi (like-for-like).

Pesan Perpisahan Emosional Sang Kapten

Melalui akun media sosial pribadinya, Endo menuliskan pesan perpisahan yang sangat emosional. Ia mengaku frustrasi dengan takdir ini, namun tetap bangga dengan perkembangan pesat yang ditunjukkan Timnas Jepang dalam beberapa tahun terakhir.

"Seperti yang telah diumumkan, saya akan mundur dari skuad Piala Dunia. Tentu saja, ada rasa frustrasi karena tidak bisa berpartisipasi di Piala Dunia kali ini, tetapi lebih dari itu, saya bangga dengan bagaimana kita tumbuh bersama sejak Piala Dunia Qatar. Saya sebagai kapten, memimpin tim ini dan mengubah tujuan 'memenangi Piala Dunia' menjadi sesuatu yang bisa kita ucapkan secara wajar," tulis Endo.

"Dengan kampanye ini, saya resmi pensiun dari tim nasional. Mulai sekarang, saya akan bersenang-senang dan bersorak untuk Timnas Jepang sebagai salah satu penggemar," tambahnya.

Berakhirnya Era Kepemimpinan Endo

Berakhirnya era Wataru Endo sekaligus melengkapi perpisahan mendalam skuad Samurai Biru dengan figur kepemimpinan karismatik mereka. Sebelumnya, bek veteran Maya Yoshida juga telah resmi dilepas dari tim nasional usai laga persahabatan melawan Islandia.

Endo menutup buku karier internasionalnya dengan catatan yang sangat impresif: mengemas 73 caps dan menyumbang 4 gol sejak melakoni debutnya pada tahun 2015 silam.

Dengan absennya Endo, ban kapten Jepang untuk mengarungi kerasnya persaingan Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan diserahkan kepada bek tengah Ajax, Kō Itakura, atau deretan bintang lini serang potensial seperti Takefusa Kubo dan Ritsu Dōan.

Ditulis oleh RAS

Komentar